Resmikan TPA Presiden Jokowi Puji TPA Sampah Manggar

Balikpapan – Presiden RI Joko Widodo meresmikan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sampah Manggar di Balikpapan, Kalimantan Timur. "Saya lihat ini yang terbaik di Indonesia. Hijau, tidak bau, bersih dan pembangunan yang dilakukan juga tidak memakan biaya yang begitu banyak," puji Presiden Jokowi usai peresmian.
Presiden Jokowi juga mengapresiasi masyarakat Balikpapan yang telah memilah sampah sejak di rumah tangga sehingga volume sampah yang dibawa ke TPA dapat berkurang sehingga memperpanjang usia TPA.
Pada kesempatan tersebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono juga menyerahkan bantuan alat berat kepada Wali Kota Balikpapan berupa 1 ekskavator long arm, 2 ekskavator standar, dan 1 buldozer untuk operasional TPA.
“Kami bertekad menjadikan TPA bukan sesuatu yang menjijikkan, tapi bisa menjadi tempat yang mengasyikkan, bahkan bernilai wisata dan untuk pendidikan,” jelas Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi. “Dan kami memastikan TPA ini merupakan sanitary landfill yang terbaik di Indonesia. Seluruh lokasi ini hampir 50 hektar luasnya dan 4 zona sudah selesai dan sudah dimanfaatkan hari ini ada 3 zona yang sudah selesai yang dibantu oleh kemenPUPR dengan biaya sekitar 160 milyar rupiah dan ini sangat penting bagi kami karena dapat menampung hampir 400 ton sampah yang 70 persennya merupakan sampah rumah tangga,” ujar Wali Kota Balikpapan. TPA ini juga memiliki potensi emisi gas methana 27,5 per kton yang dapat dimanfaatkan dan potensi penurunan emisi gas rumah kaca 580 kton Co2.
Sampah di Balikpapan sudah dipilah dari rumah. Di TPA ini juga ada sauna bagi para pekerja, ada tempat bermain dan outbound serta gas metannya dapat dimanfaatkan, “ jelas Wali Kota Balikpapan dalam laporannya.

Presiden meminta agar pemerintah Kota Balikpapan terus berkomitmen dalam mengelola sampah dengan baik agar bisa menjadi percontohan bagi daerah lain. “Saya minta tempat pemrosesan akhir sampah di Balikpapan ini jadi role model, jadi contoh. Supaya persoalan-persoalan sampah di Indonesia ini bisa tertanggulangi. Target kita 2020 betul-betul penataan sampah bisa lebih baik dalam mendukung Indonesia Bersih,” ujar Jokowi disela-sela kunjungannya.

Sebagaimana diketahui program pemprosesan akhir sampah di TPAS Manggar diantaranya adalah mengurani sampah organik menjadi gas metan. Saat ini gas metan sudah dinikmati oleh warga sekitar TPAS Manggar sebagai bahan bakar untuk memasak.

Kata Wali Kota Rizal Effendi, saat ini terdapat sekitar 50 KK yang memanfaatkan gas metan sebagai bahan bakar memasak. Pemerintah kota pun mengajak perusahaan- perusahaan yang beroperasi di Balikpapan untuk turut membantu pemerintah kota dalam menanggulani masalah sampah.

“Produksi sampah kita per hari mencapai 400 ton. Seandainya bisa diolah dengan baik. Dalam waktu dekat perusahaan migas menyatakan sedia mendukung sambungan gas metan ke rumah warga. Yang tadinya 50 KK, nanti didukung pemasangan sampai 150 KK,” ujar Wali Kota Rizal Effendi. (Diskominfo / editor : mt)