BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan terus mempercepat pendataan digital Perlindungan Sosial (Perlinsos) guna memastikan penyaluran berbagai program bantuan pemerintah semakin tepat sasaran. Pendataan ditargetkan selesai dalam waktu dua hingga tiga bulan mendatang.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, saat menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI bersama Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri di Auditorium Balai Kota Balikpapan, Kamis (6/8/2026).
Bagus menjelaskan, capaian pendataan Perlinsos saat ini telah mencapai sekitar 22 persen dari total 268 ribu kepala keluarga di Kota Balikpapan. Menurutnya, validitas data menjadi faktor penting agar bantuan sosial maupun program pemerintah lainnya benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
Dalam pelaksanaannya, Pemkot Balikpapan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk agen Perlinsos, komunitas serta organisasi kemasyarakatan, untuk memastikan data yang dihimpun sesuai dengan kondisi di lapangan.
Pada kesempatan tersebut, Ditjen Dukcapil Kemendagri juga menyerahkan 8.000 keping blangko e-KTP kepada Pemerintah Kota Balikpapan sebagai dukungan terhadap pelayanan administrasi kependudukan. Selain itu, Disdukcapil Kota Balikpapan mendapat apresiasi atas capaian kinerja yang dinilai sangat baik berdasarkan evaluasi semester.
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan semakin memperkuat kualitas data kependudukan sebagai dasar penyusunan kebijakan serta penyaluran program perlindungan sosial yang lebih efektif dan tepat sasaran.