Balikpapan Bangga Kirimkan Atlet Asli Daerah

Samarinda, Humaspro - Pelaksanaan Porprov ke- V yang telah memasuki hari kelima,  Kota Balikpapan sudah mengoleksi empat emas, satu perak dan dua perunggu. Empat emas diborong dari cabor Panahan dari satu atlet berprestasi M Nur. “Emas ini diperoleh dari cabang Panahan yang dipertandingan pada Senin dan Selasa,” ujar Kadispora Oemy Facesli, Rabu (5/11) kemarin. Oemy menyatakan atlet Balikpapan harus bangga karena mereka yang tampil adalah atlet asli dari Kota Balikpapan.


“Saya melihat atlet kita sangat semangat dan mereka termotivasi untuk meraih hasil terbaik. Kita juga meraih satu perak dan satu perunggu dari Gulat,” sambungnya. Pada Rabu pagi, tim Basket putra dan putri meladeni tim Basket dari Berau. Terjadi pertandingan yang sengit sehingga sempat dilakukan perpanjangan waktu. Dan akhirnya Balikpapan maju pada babak berikutnya. “Pada pertandingan basket saya melihat tim kompak dan kerjasama tim bagus. Tentu ini memotivasi kita untuk meraih hasil terbaik,” tandasnya. Ia menjelaskan bagi panahan dengan hasil empat emas ini, merupakan hal yang sangat membanggakan karena diraih oleh satu orang, sedangkan cabor panahan mengirimkan delapan personil selama Porprov.

Sementara itu, Ketua Persatuan Panahan Indonesia Kota Balikpapan (Perpani) H. Makmur, mengatakan ditengah keterbatasan tim panahan Balikpapan, bisa mempersembahkan emas melebihi targetnya. “Targetnya  dua emas tapi hanya melalui M. Nur kita bisa raih empat emas. Dikelas Compound 90 meter, 70 meter, 30 meter dan individual olimpic round,” jelasnya. Rencananya pada Kamis (6/11) dan Jumat (7/11), M. Nur akan kembali bertanding pada kelas nasional jarak 70 meter, 60 meter, 50 meter, 40 meter.

M. Nur selama ini beraktivitas sebagai pengajar di sekolah olahraga Indonesia kota Samarinda. Selama ini diakui cabor Panahan selain minim SDM, juga minim perlengkapan termasuk lokasi latihan. “Latihan kita di kebun, atlet hanya delapan tapi Alhamdulillah bisa raih empat emas itupun hanya dari satu orang,” tandasnya. Karena itu ia berharap Panahan mendapatkan perhatian, minimal dari sisi peralatan dan lokasi latihan sehingga ini bisa memacu bibit muda bergabung dalam panahan. “Di Porprov ini memperebutkan 37 emas, sementara atlet kita hanya delapan,” ujar H. Makmur. Pada 10 November ini, M Nur akan mengikuti kejurnas Panahan di Lampung bersama rekannya yakni Chintia dan Abdul Aziz. (Hms/Tim Liputan)