Pemkot Balikpapan dan DPRD Matangkan RPJMD 2025 - 2029, Rumuskan Arah Pembangunan Jelang Era IKN



BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menggelar rapat kerja (raker) bersama Pemerintah Kota Balikpapan dalam rangka pembahasan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Balikpapan Tahun 2025–2029, pada Jumat (18/04/2025).

Raker gabungan secara hybrid (luring dan daring melalui Zoom) yang berlangsung di Balai Kota tersebut menjadi momentum penting untuk menyelaraskan visi dan misi pembangunan daerah lima tahun ke depan. Hadir dalam rapat ini jajaran legislatif DPRD, Wali Kota Balikpapan yang diwakili oleh Wakil Wali Kota Balikpapan, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Muhaimin, S.Sos., M.M., yang menjadi salah satu narasumber utama dalam pembahasan.

Sekretaris Daerah Kota Balikpapan, Muhaimin, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa RPJMD merupakan dokumen strategis yang akan menjadi pedoman dalam penyusunan program dan kebijakan pembangunan Kota Balikpapan hingga tahun 2029.

“RPJMD ini tidak hanya menjadi acuan kerja bagi pemerintah daerah, tetapi juga merupakan komitmen bersama dalam menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat Balikpapan,” ujarnya.

Muhaimin menambahkan bahwa dalam penyusunan RPJMD 2025–2029, Pemerintah Kota Balikpapan berkomitmen untuk mengedepankan prinsip partisipatif, inklusif, serta berbasis data dan kajian yang komprehensif.

“Kami terbuka terhadap masukan dari berbagai pihak, termasuk DPRD, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat umum, agar dokumen RPJMD ini benar-benar mencerminkan kebutuhan riil di lapangan,” jelasnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono, dalam paparannya juga menegaskan pentingnya sinergi antara legislatif dan eksekutif dalam merumuskan arah pembangunan yang berkelanjutan, khususnya menjelang era Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dengan dimulainya pembahasan ini, diharapkan RPJMD Kota Balikpapan Tahun 2025–2029 dapat disusun tepat waktu dan memberikan arah yang jelas bagi pembangunan kota, sekaligus memperkuat peran Balikpapan sebagai kota penyangga strategis IKN. (diskominfo/arh)