Meriahkan Hardiknas 2025, Wali Kota Balikpapan Beri Penghargaan Guru dan Siswa Berprestasi



BALIKPAPAN - Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., memberikan penghargaan kepada guru dan siswa berprestasi dalam upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 yang digelar di halaman Balai Kota Balikpapan pada Jumat (02/05/2025).

Penghargaan diberikan kepada tujuh guru berprestasi di tingkat nasional dan internasional tahun 2024 - 2025, serta sepuluh peserta Jambore Guru dan Tenaga Kependidikan 2024. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada 31 siswa tingkat SD dan 22 siswa tingkat SMP yang meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional.




Dalam amanat yang dibacakannya, Rahmad Mas’ud menyampaikan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa Hari Pendidikan Nasional bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momen penting untuk memperkuat dedikasi, komitmen, dan semangat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Undang-Undang Dasar 1945 menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan. Tidak boleh ada diskriminasi atas dasar agama, suku, bahasa, kondisi fisik, ekonomi, jenis kelamin, maupun domisili,” ujar Rahmad.

Menurutnya, pendidikan adalah hak asasi yang melekat pada setiap individu. Pendidikan juga menjadi sarana mobilitas sosial yang dapat mengangkat martabat bangsa secara vertikal.

Ia menyambut baik komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan pendidikan sebagai prioritas pembangunan nasional dalam visi Astacita Keempat. Presiden bertekad memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana prasarana, pembelajaran digital, serta peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru.

“Guru bukan hanya fasilitator pembelajaran, tetapi juga mentor dan konselor yang mendampingi murid dalam suka maupun duka,” katanya.

Dalam rangka memperkuat sistem pendidikan, sejak Oktober 2024 Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah mengambil langkah nyata, seperti memperbaiki tata kelola pembinaan guru, menerapkan pembelajaran mendalam, memperkenalkan coding dan kecerdasan artifisial, serta menanamkan karakter melalui tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat.

Wali Kota Balikpapan juga membacakan beberapa surat yang ditulis tangan yang dikirimkan secara personal kepada Rahmad Mas'ud dari siswa SD, yang mengapresiasi atas program seragam gratis yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Balikpapan di masa kepemimpinan Rahmad Mas'ud.

Pada upacara tersebut, turut dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan Inspektorat, Dinas Kesehatan, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah terkait pelaksanaan program Sekolah Berintegritas, Sekolah Sehat, dan Sekolah Tangguh.




Penghargaan juga diberikan kepada mitra pembangunan pendidikan, yaitu CSR Bank Indonesia melalui Gerakan Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah, Tanoto Foundation, dan TELKOM dalam program peningkatan mutu pembelajaran, serta Google for Indonesia dalam program kandidat Sekolah Rujukan Google (SRG).




Yang istimewa dalam perayaan Hardiknas di Balikpapan tahun ini adalah peluncuran buku “Aku Cinta Kota Balikpapan” oleh Bunda PAUD Kota Balikpapan, Hj. Nurlena, S.E. Buku tersebut akan didistribusikan ke seluruh satuan PAUD se-Kota Balikpapan. Isinya mengenalkan budaya dan kearifan lokal Balikpapan, mulai dari cagar budaya, destinasi wisata, makanan khas, hingga pakaian tradisional. Buku ini juga dilengkapi dengan halaman interaktif untuk mengasah kemampuan psikomotorik anak.




“Buku ini menjadi bagian dari pengembangan literasi dan numerasi anak usia dini serta penguatan identitas lokal sejak dini,” ujar Nurlena.

Peluncuran buku dilakukan secara simbolis dengan pelepasan balon udara, memberikan warna khusus dalam peringatan Hardiknas 2025 di Balikpapan. (diskominfo/arh)



foto: (Diskominfo/Hanif Heru)