Wali Kota Lantik 61 Pengurus TP-PKK dan Tim Pembina Posyandu Balikpapan 2025–2030, Tekankan Kerja Nyata untuk Kesejahteraan Keluarga


BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan resmi melantik Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) serta Tim Pembina Posyandu Kota Balikpapan masa bakti 2025–2030, Rabu (14/1/2026), di Aula Balai Kota Balikpapan. Sebanyak 61 orang pengurus dari kedua lembaga tersebut dikukuhkan untuk mengemban amanah pengabdian kepada masyarakat selama lima tahun ke depan.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Dr. H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E., selaku Ketua Pembina TP-PKK dan Penasihat Tim Pembina Posyandu Kota Balikpapan. Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik serta mengajak untuk menjalankan tugas dengan penuh komitmen dan kebersamaan.

“Program-program PKK dan Posyandu harus sejalan dengan arah kebijakan pemerintah, baik pusat maupun Pemerintah Kota Balikpapan, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan PKK dan Posyandu tidak diukur dari banyaknya seremonial, melainkan dari kerja nyata dan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat. “Seremonial dipersingkat, tetapi kerja di lapangan harus diperbanyak. Jika kita bekerja sungguh-sungguh, insyaallah tujuan bersama dapat kita capai,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud, S.E., menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Balikpapan atas dukungan dan pelantikan pengurus masa bakti 2025–2030. Ia berharap bimbingan dan arahan dari pembina dapat memastikan seluruh program PKK dan Posyandu selaras dengan kebijakan pemerintah serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“PKK dan Posyandu merupakan gerakan yang lahir dari kepedulian dan dedikasi dalam membina keluarga dan masyarakat. Dari sinilah kita membangun keluarga yang sehat, sejahtera, serta melahirkan generasi yang kuat dan berakhlak mulia,” ujar Nurlena.

Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan komitmen bersama untuk bekerja lebih dekat, lebih ikhlas, dan lebih tulus dalam melayani masyarakat. Menurutnya, PKK berperan penting dalam membangun bangsa mulai dari keluarga, melalui pola asuh penuh kasih, pemenuhan gizi, lingkungan yang bersih, serta kehidupan keluarga yang rukun dan produktif. Sementara itu, Posyandu menjadi garda terdepan dalam memastikan kesehatan ibu dan anak serta keberlanjutan layanan dasar masyarakat.

“Kita dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari penurunan angka stunting, penguatan ketahanan keluarga, hingga peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak. Namun dengan sinergi, komitmen, dan ketulusan, saya yakin seluruh tantangan tersebut dapat kita hadapi bersama,” tambahnya.

Nurlena juga mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan PKK dan Posyandu bukanlah banyaknya kegiatan, melainkan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, khususnya terwujudnya keluarga yang sehat, kuat, dan sejahtera di Kota Balikpapan.

Menutup sambutannya, ia mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang telah dilantik dan berharap setiap langkah pengabdian menjadi bagian dari ibadah serta kontribusi nyata bagi terwujudnya Balikpapan yang lebih sehat, kuat, dan sejahtera. (diskominfo/arh)