Gelar Ibadah Syukur Natal, Umat Kristiani Pemkot Balikpapan Rangkai dengan Bakti Sosial


BALIKPAPAN – Umat Kristiani (Umkris) di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan melaksanakan kegiatan bakti sosial kepada sejumlah panti asuhan yang dirangkai dengan ibadah ucapan syukur Natal. Kegiatan tersebut berlangsung di Gereja Kristus Yesus (GKY) Balikpapan, Jumat (30/1/2026).

Ketua Umkris sekaligus Ketua Panitia Natal, Apt. Yogik Wahyudianto, S.Si., M.K.M., menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa syukur, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan kepedulian sosial sebagai wujud nyata kasih dan pelayanan kepada sesama.

Ia menyampaikan, perayaan Natal tahun ini dikemas secara sederhana dan khidmat mengingat kondisi duka yang tengah dialami bangsa Indonesia, khususnya musibah yang menimpa saudara-saudara di wilayah Sumatera.




“Sebagai umat Kristiani di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan, kami ingin merayakan Natal. Perayaan Natal tahun ini kami kemas seperti ibadah rutin, yang dirangkai dengan ibadah syukur dan bakti sosial, untuk menghormati saudara-saudara kita yang mengalami musibah di Aceh dan wilayah lainnya yang terdampak,” ujarnya.

Yogik menjelaskan, ibadah Umkris Pemkot Balikpapan biasanya dilaksanakan secara rutin setiap Jumat pada akhir bulan. Kali ini, kegiatan tersebut dipadukan dengan kegiatan bakti sosial untuk membantu anak-anak di panti asuhan.

Dana bakti sosial dihimpun dari seluruh anggota Umkris yang terdiri atas umat Kristen Protestan dan Kristen Katolik di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan. Dari hasil penggalangan tersebut, terkumpul donasi sebesar Rp18.120.000,-.

“Puji syukur, dana yang terkumpul murni dari donasi umat Kristiani. Bantuan ini kami salurkan dalam dua bentuk, yaitu paket sembako dan dana santunan,” jelasnya.




Adapun seratus persen bantuan disalurkan kepada tujuh panti asuhan di Kota Balikpapan, yakni Panti Asuhan Yamusa, Abdiel, Pondok Bina Kasih, Tabita, Kasih Bapa, Tamariska, dan Marturia.

Lebih lanjut, Yogik menerangkan bahwa keberadaan Umkris merupakan bagian dari pembinaan rohani aparatur sipil negara di bawah naungan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) dan dibina oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Balikpapan.

“Pemerintah Kota Balikpapan sangat mendukung kegiatan ibadah dan pembinaan rohani ini. Ibadah rutin dilaksanakan setiap akhir bulan sebagai upaya pembinaan rohani bagi umat Kristiani, baik Kristen Protestan maupun Katolik,” katanya.

Pembinaan rohani tersebut diharapkan dapat saling menguatkan dan membekali para pegawai agar tetap menjadi teladan yang baik di lingkungan kerja, serta mampu melaksanakan tugas dan pelayanan kepada masyarakat secara optimal, efektif, efisien, dan berlandaskan nilai-nilai kebenaran.

Ia juga berharap, melalui bakti sosial ini, anak-anak panti asuhan dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, baik dari segi pendidikan, rohani, maupun mental.

“Harapan kami, anak-anak panti asuhan ini kelak menjadi pribadi yang berguna, sukses, dan mampu menjadi berkat bagi sesama,” ungkapnya.

Yogik menambahkan, kegiatan pembinaan rohani Umkris akan terus dilaksanakan secara rutin dengan lokasi ibadah yang bergilir di setiap organisasi perangkat daerah (OPD) sesuai jadwal tahunan yang telah ditetapkan.

“Ini merupakan bentuk dukungan luar biasa bagi kami umat Kristiani di lingkungan Pemerintah Kota Balikpapan,” pungkasnya. (diskominfo/arh)