BALIKPAPAN – Safari Ramadan ke-4 Pemerintah Kota Balikpapan menjadi momen penuh makna bagi Wali Kota Balikpapan, Dr. H. Rahmad Mas’ud, S.E., M.E. Pada Rabu (4/3/2026), ia kembali ke rumah ibadah yang menyimpan jejak masa kecilnya, Masjid Mishbahush Sudur, Jalan 21 Januari, Gang Batu Arang, Kelurahan Baru Tengah, Kecamatan Balikpapan Barat.
Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Warga dari berbagai kalangan memadati masjid untuk mengikuti rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah. Dalam kesempatan itu, Rahmad tidak hanya mempererat tali silaturahmi, tetapi juga menyampaikan gambaran besar rencana pembangunan yang akan difokuskan di wilayah Balikpapan Barat ke depan.
Ia menuturkan, kawasan Balikpapan Barat telah melalui perjalanan panjang. Jika pada dekade 1990-an wilayah ini sempat mendapat stigma negatif, kini wajahnya terus berbenah dan menunjukkan kemajuan signifikan. Menurutnya, transformasi itu tak terlepas dari penguatan sektor pendidikan serta kokohnya nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan masyarakat.
“Dari sini lahir banyak tokoh yang berkontribusi bagi kota. Itu bukti kualitas sumber daya manusia kita semakin baik,” ujar Rahmad, yang juga menjabat sebagai Ketua Masjid Mishbahush Sudur.
Rahmad menjelaskan sejumlah program prioritas yang akan dijalankan di Balikpapan Barat. Pemerintah kota, kata dia, tengah menyiapkan langkah pelebaran sejumlah ruas jalan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas. Selain itu, kawasan pasar dan eks terminal lama juga masuk dalam rencana penataan ulang agar lebih tertib, nyaman, dan memiliki daya dukung ekonomi yang lebih baik. Peningkatan sarana layanan kesehatan pun menjadi perhatian guna memastikan masyarakat mendapatkan akses yang lebih merata.
Ia menekankan bahwa pembangunan tidak boleh berhenti pada aspek fisik semata. Infrastruktur yang baik harus dibarengi dengan penguatan kualitas sumber daya manusia agar manfaatnya benar-benar dirasakan dalam jangka panjang.
Untuk itu, Rahmad mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter generasi muda. Pendidikan yang berlandaskan nilai moral, etika, dan kedisiplinan dinilai menjadi kunci dalam menciptakan masyarakat yang tangguh dan berdaya saing.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Ia pun mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga fasilitas publik dan mendukung setiap kebijakan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan bersama.
Safari Ramadan kali ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan hibah berupa dua unit pendingin ruangan (AC) dan lima kipas angin untuk menunjang kenyamanan ibadah jemaah. Acara tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, DPRD, kepala OPD, camat, lurah, serta tokoh masyarakat, dan ditutup dengan doa bersama serta salat Tarawih berjamaah. (diskominfo/rzl)