Jaga Stabilitas Harga Selama Ramadan, Pemkot Balikpapan Siapkan Pasar Murah

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok selama bulan Ramadan 1447 Hijriah. Salah satu langkah yang dilakukan yakni menghadirkan program pasar murah bagi masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, menjelaskan bahwa pasar murah akan dilaksanakan pada 10 hingga 11 Maret 2026 di Kantor Kementerian Agama Kota Balikpapan. Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara TPID dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjadi upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga selama Ramadan.

Menurut Haemusri, peningkatan permintaan masyarakat selama bulan puasa kerap memicu kenaikan harga sejumlah komoditas. Oleh karena itu, penyelenggaraan pasar murah diharapkan dapat menjadi salah satu langkah untuk mengendalikan potensi lonjakan harga di pasaran.

Selain kegiatan pada awal Ramadan, TPID juga merencanakan program lain menjelang akhir bulan puasa. Pemerintah Kota Balikpapan bersama Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Balikpapan akan melaksanakan kegiatan Peduli Berbagi.

Program tersebut menggabungkan konsep pasar murah dengan kegiatan sosial yang ditujukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Pada akhir Ramadan nanti akan ada kegiatan Peduli Berbagi bersama KADIN Kota Balikpapan. Kegiatannya juga menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau, namun dikemas dalam semangat kepedulian sosial,” jelasnya.

Di samping itu, pemerintah daerah juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran. Pengawasan dilakukan melalui inspeksi lapangan bersama sejumlah pihak, termasuk Satuan Tugas dari Polda Kalimantan Timur dan instansi terkait lainnya.

Berdasarkan hasil pemantauan sementara, ketersediaan bahan pokok di Kota Balikpapan masih dalam kondisi mencukupi. Meski demikian, pemerintah tetap mencermati pergerakan harga beberapa komoditas yang mengalami fluktuasi.

Haemusri menambahkan, sebagai salah satu kota dengan aktivitas perdagangan yang cukup tinggi di Kalimantan Timur, dinamika harga barang di Balikpapan juga dipengaruhi oleh tingginya permintaan masyarakat.

“Yang menjadi perhatian saat ini lebih kepada pergerakan harga. Untuk ketersediaan barang sejauh ini masih aman,” katanya.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan berharap stabilitas harga bahan pokok dapat terus terjaga hingga menjelang Hari Raya Idulfitri serta mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama Ramadan. (diskominfo/rzl)