Dorong Ekonomi Warga, Pemkot Balikpapan Genjot Pembangunan KMP

Balikpapan - Pemerintah Kota Balikpapan terus mengakselerasi pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) sebagai bagian dari program prioritas nasional. Upaya ini mengemuka saat Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menerima kunjungan Wakil Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Trenggono, di Kantor Pemkot Balikpapan.

Dalam pertemuan tersebut, pihak PT Agrinas mengapresiasi dukungan Pemkot terhadap pengembangan KMP. Salah satu tantangan utama di berbagai daerah adalah keterbatasan lahan, namun Balikpapan dinilai lebih siap dibanding sejumlah kota besar lainnya.

Mengacu pada Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025, kebutuhan lahan ideal sekitar 1.000 meter persegi, meski minimal 600 meter persegi sudah dapat digunakan. Lokasi pembangunan pun difokuskan pada area yang berpotensi menjadi pusat aktivitas warga di tingkat kelurahan.


Secara nasional, pembangunan KMP telah mencapai ribuan unit dan dijadwalkan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada pertengahan April 2026.

Konsep KMP dirancang inklusif, di mana masyarakat dapat bergabung tanpa iuran, serta memperoleh akses barang dengan harga terjangkau. Kehadiran koperasi ini juga diharapkan memperkuat UMKM sebagai bagian dari rantai distribusi.

Di Balikpapan sendiri, progres pembangunan menunjukkan hasil positif. Salah satu unit di Kelurahan Graha Indah telah rampung sepenuhnya, sementara sekitar 16 titik lahan lainnya telah disiapkan untuk pengembangan berikutnya.

Selain itu, terdapat tambahan lokasi pembangunan yang mulai berjalan di beberapa kecamatan. Pemerintah Kota menargetkan sedikitnya 10 unit KMP dapat selesai dan beroperasi hingga Juni 2026. (diskominfo/rzl)