BALIKPAPAN – Suasana ceria menyelimuti kunjungan outing class siswa kelas VI SDN 015 Balikpapan Selatan bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Balikpapan hari ini di Kantor Pemkot Balikpapan, Selasa (14/4/2026). Sebanyak 158 siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian materi layaknya petualang yang sedang menemukan ilmu baru.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali generasi muda agar lebih cerdas dan aman di ruang siber. Dalam sesi materi, narasumber dari Diskominfo Kota Balikpapan, R. Dina Julita, menjelaskan bahwa media sosial adalah platform digital untuk berinteraksi dan berbagi konten selama 24 jam penuh. Selain memudahkan komunikasi dan ekspresi diri, para siswa diingatkan untuk waspada terhadap sisi negatif dunia digital.
"Menjadi pengguna media sosial yang bertanggung jawab berarti harus berpikir dua kali sebelum memposting. Jangan menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, apalagi konten asusila," tegas Dina Julita. Beliau juga memaparkan adanya aturan baru, yaitu PP Nomor 17 Tahun 2025 (PP TUNAS), yang dirancang khusus untuk melindungi anak-anak di ruang digital.
Para siswa juga diajarkan langkah praktis menjaga keamanan data, seperti tidak membagikan Kartu Identitas Anak (KIA), kartu pelajar, NIK, hingga kode aktivasi atau PIN kepada siapa pun. Jika menemukan konten yang memicu konflik, siswa diarahkan untuk melapor melalui kanal resmi aduankonten.id.
Sementara itu, Feronika Desi Lobo selaku Guru Kelas 6 SDN 015 Balikpapan Selatan, menyatakan bahwa kegiatan ini sangat krusial bagi perkembangan anak didik mereka.
"Tujuan kami adalah untuk menambah informasi dan wawasan siswa dalam menggunakan media sosial serta internet secara bijak. Kami berharap pelaksanaan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang berguna bagi anak didik kami secara khusus, dan bagi kita semua pada umumnya," ungkap Tri Windiyani.
Kegembiraan siswa semakin memuncak di akhir sesi saat diadakan kuis interaktif mengenai materi yang telah disampaikan. Sebagai bentuk apresiasi, Diskominfo memberikan souvenir menarik bagi 35 siswa dengan nilai terbaik. (diskominfo/rzl)