BALIKPAPAN – Sebanyak 14 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan resmi dilepas oleh Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, setelah memasuki masa purna tugas. Pelepasan tersebut berlangsung dalam agenda pemberian kenaikan pangkat pengabdian, pemberhentian, dan penyerahan pensiun PNS di Aula Balai Kota Balikpapan, Senin (18/5/2026).
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyampaikan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari kontribusi seorang ASN kepada bangsa dan daerah. Menurutnya, pengabdian masih dapat terus dilakukan melalui berbagai aktivitas sosial maupun kemasyarakatan.
“Purna tugas bukan berarti selesai mengabdi. Para pensiunan masih dapat berkontribusi melalui kegiatan sosial, organisasi kemasyarakatan, aktivitas keagamaan, hingga peran di lingkungan keluarga,” ujarnya.
Ia menilai pengalaman dan keteladanan para ASN senior tetap menjadi modal penting bagi masyarakat. Semangat pelayanan yang telah tertanam selama bertugas disebut akan terus melekat meski tidak lagi aktif dalam birokrasi pemerintahan.
“Jiwa pengabdian seorang ASN sejatinya tidak pernah berhenti. Hanya ruang dan bentuk pengabdiannya yang berubah,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Pemkot Balikpapan bersama Korpri dan PT Taspen turut menyerahkan sejumlah hak dan bantuan kepada para ASN purna tugas, mulai dari tabungan hari tua, tali asih hingga santunan dari pemerintah kota sebesar Rp7,5 juta untuk masing-masing penerima.
Bagus berharap bantuan tersebut dapat membantu para pensiunan menjalani masa purna tugas dengan lebih nyaman dan sejahtera.
Selain melepas ASN yang memasuki masa pensiun, ia juga mengingatkan seluruh aparatur di lingkungan Pemkot Balikpapan agar terus menjaga integritas, profesionalisme, serta budaya kerja yang terbuka terhadap evaluasi dan masukan masyarakat.
Menurutnya, tantangan pelayanan publik ke depan semakin kompleks sehingga birokrasi dituntut adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Keterbukaan terhadap kritik dan masukan menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang profesional dan berkualitas,” tutupnya.