BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan kembali melepas Aparatur Sipil Negara (ASN) yang telah menyelesaikan masa tugas dan pengabdiannya kepada negara. Sebanyak 15 ASN dari berbagai perangkat daerah resmi memasuki masa pensiun dan menerima hak kepegawaiannya dalam acara penyerahan kenaikan pangkat pengabdian serta hak pensiun yang berlangsung di Balai Kota Balikpapan, Jumat (17/7/2026).
Wakil Wali Kota Balikpapan, H. Bagus Susetyo, mengatakan bahwa purna tugas merupakan fase yang akan dialami setiap ASN setelah menuntaskan pengabdian selama bertahun-tahun. Pemerintah Kota Balikpapan memberikan penghormatan dan apresiasi kepada para pegawai yang telah berkontribusi dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Regenerasi aparatur menjadi hal yang penting. Setiap jabatan yang ditinggalkan harus segera disiapkan penggantinya melalui mekanisme yang sesuai agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” ujar Bagus.
Ia menambahkan, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) memiliki peran penting dalam memastikan ketersediaan sumber daya aparatur yang kompeten melalui pembinaan karier, promosi, maupun pengembangan kapasitas ASN.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Balikpapan menyampaikan penghargaan kepada seluruh ASN yang memasuki masa pensiun atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian yang telah diberikan selama menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.
“Pemerintah Kota Balikpapan mengucapkan terima kasih atas kontribusi yang telah diberikan. Pengabdian para ASN selama ini telah menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun dan memajukan Kota Balikpapan,” katanya.
Pemberian kenaikan pangkat pengabdian dan hak pensiun merupakan bentuk penghormatan negara kepada ASN yang telah menyelesaikan masa baktinya dengan baik. Pemerintah berharap para pensiunan dapat menikmati masa purna tugas dengan sehat, bahagia, dan tetap aktif berkontribusi di lingkungan masyarakat.
Selain itu, Bagus juga mengajak ASN yang masih aktif untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, menjaga integritas, serta memperkuat semangat pelayanan publik. Menurutnya, tantangan birokrasi ke depan membutuhkan aparatur yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat.
“Jadikan momen purna tugas ini sebagai pengingat bahwa setiap pengabdian akan memiliki jejak dan nilai. Oleh karena itu, mari terus bekerja secara profesional, menjaga amanah, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Balikpapan,” tutupnya.